Oleh : Nabil Abdillah (Santri PPI 27 SItuaksan Bandung) 1. Berwudlu terlebih dahulu sebagaimana berwudlu hendak shalat dan tidur menghadap qiblat. عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُ…
Baca selengkapnyaOleh : Hizbi Dzil Arsy (Pelajar Pesantren Persis Situaksan Bandung) عَنْ أَبِي قَتَادَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – ، قَالَ : قَالَ رسول الله – صلى الله عليه وسلم – : (( إِذَا دَخَلَ أحَدُكُمُ المَسْجِدَ ، فَلاَ يَجْلِسْ حَتَّى يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ )) متفقٌ عَلَيْهِ. Dari Abu Qatada…
Baca selengkapnyaOleh : Muhamad Redho al-Faritzi (Pelajar PPI 27 Situaksan Bandung) 1. Keutamaan : a. Lebih baik dari dunia dan seisinya وَعَنْهَا عَنِ النبيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قَالَ: رَكْعَتاَ الفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنيَا وَمَا فِيْهَا Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘…
Baca selengkapnyaOleh : Abdurrahman Nasher (Pelajar Pesantren Persis 27 Situaksan Bandung) Shalat Tahajud pada umumnya dikerjakan sebanyak 11 rakaat dengan witir. Diperbolehkan juga shalat tahajud (tanpa witir) dengan jumlah rakaat sebanyak 2, 4, 6, 8, atau lebih dari itu sesuai dengan keinginan.…
Baca selengkapnyaOleh : Muhammad Redho al-Faritzi (Pelajar PPI 27 Situaksan Bandung) KEUTAMAAN SHALAT DHUHA Shalat Dhuha adalah shalat sunat yang diselanggarakan diwaktu di waktu dhuha. Waktu dhuha itu sendiri mulai dari terbit matahari sampai menjelang dzuhur. (Dr. Nashruddin Syarief, Menuju Islam Kaffah…
Baca selengkapnyaOleh : Rifki Azkya Ramadhan (Alumni Santri Pesantren Persis 50 Lembang) Ketika Allah Swt menceritakan kenikmatan orang-orang yang menempati surga, Allah pun menyebutkan indikator mereka, yaitu sangat sedikit mereka tidur di malam hari. كَانُوا قَلِيلًا مِنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ…
Baca selengkapnya